Didi Kempot
Didi Kempot | Photo from Instagram/didikempot_official

Satu lagi legenda musik Indonesia berpulang ke Yang Maha Kuasa. Didi Kempot, sang maestro campursari meninggal pada 5 Mei di Kota Solo. Ia pun meninggalkan karya-karya terbaiknya di dunia permusikan Indonesia.

Tidak hanya dikenal di Ibu Pertiwi saja, tembang-tembangnya pun juga terdengar sampai di negara Suriname.

Didi Kempot pun menjadi penyanyi asal Indonesia yang memiliki banyak penggemar disana. Bahkan, Dirinya juga pernah menyanyi langsung di depan Presiden Suriname, Desi Bouterse.

Video Youtube yang diunggah oleh Krama Group Official tersebut memperlihatkan dirinya yang live di Suriname mempersembahkan lagu berjudul Lobi Suriname untuk Bouterse.

Nah, berikut 3 fakta seputar Suriname, negara yang memiliki basis penggemar pada Didi Kempot.

1. Terletak di Benua Amerika

Didi Kempot
Suriname dilihat dari Google Map | Photo from Google Map

Suriname merupakan salah satu negara yang terletak di Benua Amerika bagian selatan.

Suriname berbatasan dengan negara Guyana di sebelah barat, wilayah Guyana Prancis di sebelah barat, dan negara Brazil di sebelah selatan.

Negara ini merupakan bekas jajahan Belanda dan merdeka pada tahun 1975.

 

2. Memiliki penduduk sekitar 500 ribu jiwa

image.png
Ilustasi penduduk | Photo from Unsplash/Nicholas Green

Berdasarkan data yang dihimpun dari Worldometers, Suriname memiliki penduduk yang berjumlah sekitar 585.791 jiwa pada Mei 2020.

Bahasa resmi yang dipakai oleh penduduk Suriname adalah Bahasa Belanda.

 

3. Banyak penduduk yang merupakan keturunan Jawa di Suriname

Didi Kempot
Poster Didi Kempot | Photo from Instagram/didikempot_official

Salah satu faktor yang membuat Didi Kempot sangat terkenal di negara tersebut karena banyaknya penduduk keturunan Jawa di Suriname.

Dikutip dari jurnal Peter Meel (2011) Continuity Through Diversity: The Surinamese Javanese Diaspora and the Homeland Anchorage menyatakan bahwa saat ini (2011) terdapat 15 persen atau 72 ribu penduduk Suriname yang merupakan keturunan Jawa.

Banyaknya penduduk keturunan Jawa yang menyukai musik campursari membuatnya begitu populer pula di kalangan penduduk Suriname keturunan Jawa.

Untuk diketahui, pada abad ke-19 Pemerintah Kolonial Belanda mendatangkan buruh kontrak dari Jawa ke Suriname yang juga merupakan daerah jajahan mereka. Itu sebabnya banyak penduduk yang merupakan keturunan Jawa di Suriname.

Selamat Jalan, Didi Kempot. Terima kasih telah memberikan karya-karya terbaik semasa hidupmu!

#terusberkarya