Ilustrasi mempromosikan sebuah bisnis | Photo from Unsplash/Tamara Bellis

Karja – Memang benar memulai bisnis adalah langsung melakukannya terlebih dahulu. Namun, sebuah bisnis juga memerlukan perencanaan yang matang. Salah satunya merencanakan kegiatan pemasaran sebaik mungkin.

Pemasaran diperlukan supaya seorang wirausaha mampu mewujudkan bagaimana produk-produknya dapat diterima dan laku di masyarakat.

Dalam kegiatan pemasaran suatu bisnis, terdapat konsep pemasaran sederhana yang disebut 4P yang berguna dalam mempromosikan produk bisnis. Berikut ulasannya!

1. Product (produk)


Ilustrasi produk | Photo from Unsplash/

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tentang produk. Produk diibaratkan sebagai senjata dalam memasuki area pertarungan (persaingan penjualan). Produk yang baik diharapkan mampu menjadi senjata ampuh ketika aktifitas perdagangan sudah dijalankan.

Produk yang baik meliputi produk tersebut dapat diterima oleh masyarakat, produk tersebut memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh pesaing, produk tersebut memiliki kualitas yang baik. Sebelum terjun, alangkah baiknya karakteristik produk tersebut dianalisis terlebih dahulu untuk dijadikan kekuatan dalam produk tersebut.

 

2. Price (harga)


Ilustrasi harga | Photo from Unsplash/NeONBRAND

Faktor harga dalam produk sangatlah penting, mengingat banyaknya pesaing-pesaing di sekitar. Penentuan harga yang salah akan berakibat pindahnya calon pembeli ke pesaing yang memiliki harga yang lebih terjangkau.

Selain itu, tantangan terbesar lainnya dalam menentukan harga adalah apakah harga yang ditentukan mampu memberikan tingkat keuntungan yang baik? Jangan sampai memberikan harga yang terjangkau dan unggul dibandingkan dengan pesaing, tetapi malah memperoleh kerugian.

Penentuan harga bisa dilakukan dengan melihat harga rata-rata produk yang sama di pasaran. Lihat juga target calon pembeli yang akan ditawarkan produk tersebut. Kemudian, analisis juga apakah harga yang diberikan pada produk sesuai dengan value (nilai) dari produk tersebut? Apakah satu gelas es teh manis pantas dihargai 150 ribu Rupiah?

 

3. Place (lokasi)


Ilustrasi tempat | Photo from Unsplash/Johan Mouchet

Lokasi itu diibaratkan ketika pergi memancing. Memancing ikan di kolam yang memiliki potensi ikan yang banyak akan memberikan peluang tangkapan yang besar pula, begitupun sebaliknya. Dalam memilih lokasi untuk berjualan, pilihlah lokasi yang bisa dikatakan strategis.

Lokasi yang strategis bisa dilihat secara kasat mata apakah lokasi itu ramai, dilalui banyak orang, dekat dengan permukman warga dan masih banyak lagi. Selain itu, carilah lokasi yang memiliki target pembeli yang sesuai dengan produk yang akan dipasarkan. Produk kopi premium tidak cocok apabila dijual di lingkungan sekolah dasar dengan anak-anak berusia 6-12 tahun.

 

4. Promotion (Promosi)


Ilustrasi promosi | Photo from Unsplash/Kate Trysh

Jangan lupa untuk mempersiapkan rencana promosi ketika pemilihan produk, harga dan lokasi sudah ditentukan. Kegiatan promosi secara umum diartikan sebagai pengenalan produk yang akan dipasarkan kepada masyarakat luas.

Kegiatan promosi secara umum bisa melalui iklan di koran, pembagian brosur, mengikuti pameran atau bazaar, perkenalan produk di media sosial dan masih banyak lagi. Semakin banyak metode kegiatan promosi yang bisa dilakukan di era digital saat ini, salah satunya adalah konsep digital marketing.

Tidak semua kegiatan promosi memerlukan biaya yang besar. Apakah kita mau meluangkan waktu untuk belajar dan memanfaatkan teknologi yang berguna dalam mempromosikan produk bisnis kita.

#terusberkarya