pandemi covid-19
Ilustrasi memakai masker | Foto: Pexels/cottonbro

Ketidakpastian adalah hal yang tak terlepaskan dari kehidupan manusia. Namun nampaknya di situasi pandemi COVID-19 ini, ketidakpastian seakan menghantui setiap hari, mulai dari aspek ekonomi, kesehatan, hingga keadaan mental. Berbagai rencana yang telah dipersiapkan pun terpaksa harus diubah atau malah direlakan sepenuhnya.

Beberapa orang mungkin menganggap ketidakpastian ini sebagai sebuah tantangan, namun sebagian lainnya menganggap situasi ini menyebabkan kecemasan dan stres yang berkepanjangan. Karena sebagai manusia, kita selalu mendambakan adanya keamanan dan kepastian dalam segala hal.

Jika kita merasa sulit untuk menghadapi ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19, tenang, kita tidak sendirian. Yuk, simak tips berikut ini untuk mengatasinya!

1. Belajar menerima ketidakpastian

pandemi covid-19
Ilustrasi bosan | Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

Ketidakpastian adalah hal yang tak terhindarkan dalam hidup. Entah di situasi apapun, ketidakpastian sebenarnya akan selalu ada.

Maka yang bisa kita lakukan adalah mencoba untuk menerima ketidakpastian tersebut dengan tidak menyangkal atau menolak perasaan yang timbul karenanya. Pahami apa yang kita rasakan akibat ketidakpastian; sedih, marah, frustasi, dan cobalah untuk tidak menghindarinya.

2. Fokus pada hal di bawah kendali

Di dalam hidup ini, ada hal-hal yang sepenuhnya bisa kita kendalikan dan tidak. Ketidakpastian adalah salah satu hal yang sebenarnya ada di luar kendali kita sebagai manusia.

Daripada menghabiskan waktu dan energi untuk memikirkan hal-hal yang ada di luar kendali, cobalah untuk lebih fokus pada hal yang ada di bawah kendali. Contohnya perasaan, tindakan, sikap, serta pikiran kita.

Dengan memusatkan pikiran dan tindakan pada hal-hal yang bisa dikendalikan, secara perlahan rasa cemas dan khawatir itu akan menghilang dan digantikan oleh pemecahan masalah. Kita pun tidak lagi terusik dengan hal-hal yang tidak bisa dikontrol karena paham hal tersebut ada di luar kendali kita sebagai manusia.

3. Fokus pada masa kini


Ilustrasi meditasi | Foto: Pexels/Karolina Grabowska

Biasanya, kita sering mengkhawatirkan hal-hal yang ada di masa depan, atau bahkan mungkin yang telah terjadi di masa lalu. Kita lupa pada kenyataan bahwa sebenarnya kita sedang hidup di masa sekarang ini.

Membiarkan pikiran berlarut-larut memikirkan ketidakpastian di masa depan hanya akan membuat kita menjadi lebih cemas, stres, bahkan depresi. Daripada terus-terusan memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan, cobalah untuk memikirkan apa yang bisa dilakukan untuk saat ini.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan mindfulness. yaitu sikap untuk melatih pikiran dan sikap agar sepenuhnya fokus pada perasaan yang dirasakan saat ini. Rutin melakukan mindfulness mampu membantu kita mengurangi rasa cemas dan stres, meningkatkan produktivitas, serta memperbaiki mood.

4. Berbagi kebaikan dengan sesama

Di situasi penuh ketidakpastian dalam pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, terkadang pikiran kita hanya dipenuhi oleh rasa cemas, takut, dan khawatir. Kita pun mungkin cenderung jadi lebih banyak berdiam diri dan tenggelam dalam pikiran sendiri.

Salah satu cara untuk mengalihkan perhatian ialah dengan berbagi kebaikan dengan sesama, terlebih di situasi pandemi seperti ini ada banyak orang yang mengalami kesulitan. Dengan adanya interaksi sosial yang positif sekecil apapun itu, kita akan merasa bahagia dan merasa tidak sendiri dalam melalui situasi sulit ini.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari berdonasi online, mengirimkan makanan kepada teman atau yang membutuhkan, menanyakan kabar, atau sekadar berbagi meme di media sosial.

5. Lakukan self-care


Ilustrasi self-care | Foto: Pexels/Madison Inouye

Don’t be so hard on yourself; terlebih di situasi yang sudah sulit seperti ini. Alih-alih memarahi atau membenci diri sendiri ketika mengalami kegagalan, cobalah untuk menerimanya. Bersedih dengan normal, motivasi diri, lalu bangkit kembali.

Jangan lupa juga untuk beristirahat dan tenangkan pikiran dari kegiatan sehari-hari. Lakukan hal-hal yang membuat diri kita senang, entah melakukan hobi atau sesederhana membeli makanan favorit.

Ingat, fokuslah pada apa yang bisa dilakukan saat ini dan hal-hal yang di bawah kendali. Stay safe, everyone!

Karja, we share creative and up to date content for Indonesia’s millennials.”