Segmentasi
Ilustrasi segmentasi| Photo from Unsplash/Alvaro Reyes

KarjaSalah satu teknik dalam STP (segmentation, targeting dan positioning) adalah segmentasi. Di tahap ini kita memilah-milah kira-kira kelompok calon pembeli mana yang bisa dijadikan target segmentasi kita.

Jualan Tepat Sasaran dengan 3 Teknik STP yang Sederhana Ini

Beberapa jenis segmentasi yang dapat membantu kita ketika dihadapkan pada kondisi calon pembeli, antara lain :

  1. Geografis

Tipe ini berdasarkan kondisi geografis (area) seperti wilayah, kota, negara, dsb.

  1. Demografis

Tipe ini berdasarkan kondisi umur, penghasilan dan tingkat pendidikan.

  1. Psikografis

Tipe ini berdasarkan gaya hidup, nilai-nilai kehidupan, kebiasan dan minat.

  1. Benefit

Tipe ini berdasarkan keuntungan dari produk yang diperoleh, seperti adanya fitur-fitur khusus pada salah satu mobil sport.

  1. Volume

Tipe ini berdasarkan jumlah penggunaan seperti pelanggan yang melakukan pesanan berulang kali pada produk tersebut.

Seorang balita membutuhkan susu formula, seorang pelajar membutuhkan alat tulis, seorang anak muda menyukai video games, dll. Hal tersebut berkaitan erat dengan produk yang dijual, semisal menjual boneka.

Dalam melakukan penjualan boneka, hal pertama yang harus dianalisis adalah segmen manakah yang cocok dikatakan sebagai pembeli boneka? Apakah seorang laki-laki atau perempuan? Oke, benar perempuan tetapi apakah cukup seorang perempuan sudah masuk ke dalam segmentasi produk tersebut?

Belum cukup, mayoritas perempuan yang menyukai boneka (semisal) ada di kisaran umur 6 – 15 tahun. Oleh karena itu, segmentasi yang cocok adalah perempuan di kisaran umur 6-15 tahun. Pada akhirnya, kita bisa lebih fokus dalam memasarkan produk boneka tersebut.

#terusberkarya