Mempromosikan Brand
Ilustrasi positioning  | Photo from Unsplash/Nguyen Thu Hoai

Karja – Mempromosikan brand merupakan salah satu kegiatan utama yang wajib dilakukan dalam berbisnis. Tanpa perkenalan brand yang baik maka bisnis menjadi sia-sia.

Namun, mempromosikan brand produk atau jasa tidak bisa sembarangan memperkenalkannya begitu saja. Butuh strategi yang tepat supaya produk atau jasa yang diperkenalkan dapat berjalan sesuai rencana.

Jualan Tepat Sasaran dengan 3 Teknik STP yang Sederhana Ini

Strategi yang dimaksudkan adalah bagaimana usaha untuk menjelaskan produk atau jasa dari bisnis tersebut kepada masyarakat, biasanya disebut dengan istilah positioning. Intinya adalah supaya masyarakat mengetahui produk atau jasa apa sih yang ditawarkan kepada mereka.

Contohnya, apabila masyarakat Indonesia diminta untuk menjelaskan sebuah merek produk yang bernama Aqua, mayoritas masyarakat akan mampu menjelaskan bahwa Aqua merupakan merek dari minuman dalam kemasan dan menjadi salah satu pilihan merek.

So, berikut tips supaya positioning produk atau jasa supaya berada pada jalurnya yang benar, check it out! 

1. Kenali siapa target pasar dan peta persaingan dari produk kita

Mempromosikan Brand
Ilustrasi peta | Photo from Unsplash/Capturing the human heart.

Langkah pertama yang dilakukan adalah kira-kira siapa sih target yang cocok untuk menggunakan produk atau jasa kita.

Contoh, kita membuka jasa wedding photography dengan nama brand “Cremo Wedding Photography”. Itu berarti target yang cocok untuk diperkenalkan mengenai jasa tersebut adalah mayoritas  anak-anak muda berumur 20-30 tahun (usia rata-rata menikah).

Masa iya mayoritas targetnya diarahkan kepada orang tua berusia 60-80 tahun?  Target akan menjadi acuan kita tentang siapakah yang akan menjadi prioritas untuk diperkenalkan mengenai produk atau jasa tersebut.

Selanjutnya, jangan lupa mengenali siapa aja sih pesaing-pesaing di sekitar kita. Mengenali pesaing berarti mengetahui berapa banyak pesaing-pesaing yang memiliki kekuatan, bagaimana keunggulan masing-masing pesaing, apakah customer mereka puas atau tidak dan masih banyak lagi yang harus diketahui.

 

2. Identifikasi keunggulan apa yang dimiliki dari produk kita

Mempromosikan Brand
Ilustrasi kelebihan | Photo from Unsplash/Vicky Sim

Selanjutnya, identifikasi keunggulan apa yang telah kita miliki dalam produk atau jasa kita. Contoh, kira-kira keunggulan apa yang sudah kita miliki dalam jasa wedding photography kita. Selain itu, apakah keunggulan tersebut mampu mengungguli pesaing-pesaing di sekitar kita?

Dari teknik itu, kita bisa ‘mengintrospeksi’ bisnis kita sendiri karena secara tidak langsung kita telah membandingkan bisnis kita dengan pesaing-pesaing yang ada.

 

3.  Ciptakan “jurus” jitu dari merek produk kita yang menjelaskan secara lengkap produk kita


Ilustrasi jurus | Photo from Unsplash/Lopez Robin

Setelah kita mampu mengidentifikasi produk atau jasa dari bisnis kita secara mendalam berarti saatnya masuk ke tahap selanjutnya. Tahap ini menuntut kita untuk mempersiapkan secara jelas dan detil tentang produk atau jasa seperti apa yang ingin kita perkenalkan kepada masyarakat.

Contoh, Cremo Wedding Photography merupakan konsep fotografi pernikahan yang kreatif, sesuai dengan namanya Cremo (Creative Moment). Kreatif dalam artian konsep yang ditawarkan berbeda dengan vendor fotografi lainnya dan tetap mengutamakan hasil akhir yang berkualitas.

Pelayanan yang ditawarkan kepada target calon pembeli Cremo Wedding Photography memiliki pelayanan referensi konsep-konsep unik dari tim fotografi. Selain itu, tim internal Cremo Wedding Photography memiliki pengalaman kerja dan portofolio yang bernilai tinggi, hasil kerjasama dengan fotografer nasional.

Untuk mencapai target calon pelanggan yang telah ditetapkan, Cremo Wedding Photography bisa memperkenalkan jasanya melalui media sosial Instagram yang notabene penggunanya merupakan generasi milenial, pameran wedding dan platform yang bergerak di bidang wedding exhibition dan sejenisnya.

Sekali lagi, harapannya adalah supaya produk atau jasa dari bisnis yang kita jalankan mampu menjelaskan dengan singkat, padat dan jelas kepada target calon pelanggan yang sudah ditetapkan.

Bagaimana dengan produk atau jasa kamu? Sudah siap untuk dikenalkan kepada calon pelanggan? Sudah siap dalam mempromosikan brand? The decision is in your hands now, sobat!

#terusberkarya