Tahap STPIlustrasi teknik STP| Photo from Unsplash/engin akyurt

KarjaMemulai bisnis dengan menentukan produk apa yang ingin dijual tidaklah cukup. Hal tersebut menjadi langkah awal para entrepreneur untuk memulai suatu bisnis. Tujuannya adalah bukan menjual, tetapi bagaimana produk yang dijual bisa tepat sasaran dan laku di pasaran.

Terkadang, sasaran yang tidak tepat mengakibatkan produk susah terjual. Bagaimana membuat produk supaya bisa tepat sasaran di pasaran? Berikut ada 3 tahap sederhana, yaitu teknik STP yang memiliki kepanjangan Segmentation, Targeting, dan Positioning. Teknik sederhana ini sekiranya dapat membantu untuk mengatasi problema tersebut.

1. Segmentation (Segmentasi)


Ilustrasi segmentation | Photo from Unsplash/Alvaro Reyes

Tahap pertama adalah tahap segmentasi. Tahap ini mendeskripsikan sebagai proses pemisahan pasar ke dalam beberapa kelompok yang memiliki karateristik yang sama.

Apa itu Segmentasi dalam Teknik Pemasaran Berbisnis?

Contoh :

Pak Bagus memiliki usaha produksi tas dengan merek TASKU di Kota Wakanda. Fokus produksinya adalah tas sekolah. Oleh karena itu, dia mulai menganalisis dan merumuskan rencana kegiatan pemasarannya dengan menggunakan teknik STP. Akhirnya, segmentasi yang ia pilih adalah segmen pelajar yang berdomisili di kota Wakanda.

 

2. Targeting


Ilustrasi teknik STP| Photo from Unsplash/engin akyurt

Tahap ini menjelaskan bagaimana perusahaan melakukan pemilihan dari beberapa kelompok (yang dianalisis pada proses segmentasi sebelumnya) oleh perusahaan untuk dijadikan sasaran promosi mereka.

Contoh :

Target yang dipilih oleh Pak Bagus adalah pelajar sekolah dasar di kota Wakanda. Alasannya karena tas yang diproduksi Pak Bagus adalah tas anak-anak berusia 6-12 tahun.

 

3. Positioning


Ilustrasi positioning  | Photo from Unsplash/Nguyen Thu Hoai

Positioning adalah upaya untuk menciptakan pengalaman dan kesan yang baik (brand image) kepada pelanggan pada produk tersebut. Intinya adalah bagaimana suatu usaha mampu mengenalkan produk kepada target yang telah ditentukan hingga terus diingat oleh target tersebut.

Contoh :

Pak Bagus memberi merek pada produk tas sekolahnya dengan nama “TASKU”. Pak Bagus juga mempromosikan merek tasnya kepada target yang telah diinginkan (pelajar sekolah dasar) dengan memasang spanduk dan baliho di dekat-dekat sekolah dasar di Kota Wakanda.

 

Mudah bukan? Teknik STP (segmentasi, targeting, positioning) diperuntukkan untuk membantu bagaimana suatu usaha mempromosikan produknya kepada calon pembeli yang tepat. Mudah-mudahan kalian yang sedang ingin berjualan terbantu dari teknik ini ya!

#terusberkarya